SUMBER SEGALA PENYAKIT
Ø Pencemaran Pertanian
Ø Pencemaran Pertenakan Hewan
Ø Antibotika
Ø Pencemaran Makanan Yang Diawetkan/Dikemas
Ø Pencemaran Sumber Air
Ø Pencemaran Pertanian
Dikutip dari buku “Real Food” (Hidup Bebas Penyakit dengan makanan alami), Nina Planck, p.132, B First, Jogyakarta, 2007
Sebelum benih pertama ditabur, tanah disterilkan dengan disinfektan, seperti methyl bromide yang mengandung racun bagi hewan liar dan manusia. Tanah yang sehat tidak pernah steril: tanah tersebut seharusnya penuh dengan hewan, mulai dari cacing tanah dan cacing gelang sampai mikroba. Kesuburan tanah dan juga kesehatan tumbuhan tergantung pada interaksi dari organisme ini dengan tanah dan akar tumbuhan. Sesendok teh tanah
Kesimpulannya : Cara menanam dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang tidak alami membunuh organisme yang hidup di tanah. Dengan cara demikian tumbuhan yang ditanam kehilangan sumber makanan yang menyehatkannya, hal ini berakibat tumbuhan menjadi mudah sakit dan bernutrisi rendah
Pertanian berbasis pabrik juga lebih menyukai panen tunggal. Tetapi panen tunggal seperti orang irlandia yang belajar sulitnya mengatasi penyakit kentang pada 1845, lebih rentan rusak oleh serbuan
Pestisida adalah berita buruk. Organophosphate dan methyl carbanate, insektisida yang banyak digunakan dapat menyebabkan keracunan akut. Dengan gejala termasuk sakit kepala, pusing-pusing, kelelahan, diare, muntah-muntah, berkeringat dan sakit perut. Keracunan yang parah dapat menyebabkan sawan, kesulitan bernafas, koma dan kematian. Paraquat juga bisa menghancurkan jaringan paru-paru dan menyebabkan gagal hati dan ginjal. “Efek kronis dan jangka panjang dari pestisida dapat berupa kanker, kemandulan, dan gangguan hormon”, Menurut EPA170.
Dalam perjalanan ke toko, produk pertanian diradiasi untuk membunuh bakteri seperti bakteri E.coli dan memperpanjang masa penggunaan. Stroberi yang diradiasi masih bisa terlihat segar setelah tiga minggu, tentu saja hal ini membantu supermarket, tetapi radiasi menghancurkan vitamin dan dari hari ke hari beri menjadi kurang enak dan kurang bergizi. Menurut Public citizen, radiasi juga menghasilkan senyawa baru bernama alklcylobutanone, yang berkaitan dengan kanker dan kerusakan genetika pada sel tikus dan manusia. Satu cara untuk mengurangi akses anda ke bahan-bahan jahat seperti itu adalah dengan mngkonsumsi produk pertanian yang ditanam dengan merode organik atau ekologis lainnya.
Ø Pencemaran Pertenakan Hewan
Dikutip dari buku “Real Food” (Hidup Bebas Penyakit dengan makanan alami), Nina Planck, p.132, B First, Jogyakarta, 2007
Sapi pabrik dirawat dengan hormon pertumbuhan (disebut juga steroid) agar lebih cepat gemuk. Hormon alami, seperti astradiol, progesterone, dan testosterone, dan hormon sintesis seperti zeranol dan trenbolone acetate biasanya ditanam di telinga. Hormon esterogen yang terbentuk di lingkungan (kebalikan dari hormon yang terbentuk dalam tubuh) disebut penganggu kelenjar endokrin, karena hormon tersebut mengubah keseimbangan hormon alami tubuh. Estrogen yang berlebihan berkaitan dengan kenker reproduktif termasuk kanker payudara, prostat, dan testicular, dan sejak tahun 1950 penyakit kanker jenis ini menigkat dengan tajam. Kanker payudara meningkat 55%, kanker testicular meningkat 120% dan kanker prostat meningkat 230%. Menurut Dr.Samuel Epstein, seorang professor ilmu kedokteran yang berhubungan dengan lingkungan di
Karena sapi makan rumput, maka ketersediaan susu tradisional bersifat musiman. Pengembala kuno sering memindahkan hewan ternak ke
Susu yang diberi rBGH mengndung tingkat IGF-1 yang lebih tinggi. Sebuah hormon pertumbuhan alami yang sama timbul secara alami pada sapi dan manusia. Saat anda minum segelas susu sapi yang diberi rBGH, anda mendapatkan satu dosis IGF-1, salah satu dari banyak hormon seperti insulin paling kuat yang mendorong sel untuk tumbuh dan berkembang biak. IGf-1 dikaitkan dengan kanker system reproduksi, termasuk kanker payudara, sayangnya rBGH dinyatakan aman untuk dikonsumsi manusia oleh FDA.
Ø ANTIBIOTIKA
Pengunaan antibiotika yang berlebihan mengakibatkan hewan/manusia kebal terhadap obat-obatan. Bagi peternak itu artinya menggunakan obat-obatan yang jauh lebih kuat untuk memerangi pathogen, bagi dokter artinya antibiotika biasa tidak lagi bekerja pada pasien manusia. Kampanye untuk menghentikan penggunaan antibiotika berlebihan mengatakan bahwa “Resistensi antibiotika sudah mencapai taraf membahayakan, mengakibatkan infeksi yang sulit, atau tidak mungkin untuk diobati.”
Ø Pencemaran Makanan Yang Diawetkan/Dikemas
Dikutip dari SERI DIET KOREKTIF, “Diet Cabbage Soup”, p.24-25, PT. Elex Media Komputindo,
Menurut para ahli, lebih dari 3000 zat kimia yang berbeda ditambahkan pada makan kita. Perusahaan yang ingin memproduksi zat kimia atau menggunakan zat kimia itu dalam makanan yang diproduksi melakukan uji kemanan. Uji keamanan hanya dilakukan untuk satu aditif, bukan gabungan atau campuaran berbagai aditif. Tak seorangpun tahu efek dari banyak aditif yang berbeda, yang digunakan dalam beribu-ribu kombinasi yang berbeda. Masalah jadi makin runyam karena tekanan politik, FDA (amerika), mengizinkan produsen menambahkan sedikit senyawa penyebab kanker ke dalam makanan kita. Jadi banyak makanan kita yang bukan hanya tidak sehat, tetapi juga tidak aman dikonsumsi.
FDA bahkan mengizinkan aditif yang kini dikeathui tidak aman. Contohnya Olestra, pengganti lemak yang dapat menyebabkan diare, kram perut, dan bahkan menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan kebutaan. Selain Olestra ada pemanis buatan yaitu aspartame, aspartame dapat menyebabkan bayi lahir cacat, gangguan system saraf pusat, gangguan menstruasi, dan sejumlah reaksi yang tidak disebutkan, untuk jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang tak bisa dibalikkan.
Yang jadi masalah saat ini, lebih dari 90% makanan yang diproduksi saat ini kecuali makanan all organik, mengandung hydrogenated atau partially hydrogenated oil, yang dapat menyebabkan penyakit jantung, menaikan kadar kolestrol dan trigeliserida, diabetes yang tidak tergantung pada insulin dan kanker.
Jika anda pilih ayam, kalkun, ikan olahan karena lebih sehat, karena anda mungkin kaget karena ayam, kalkun, ikan olahan ini mengandung nitrit. Nitrit dapat menyebabkan kanker dan ditemukan dalam hampir semua daging olahan seperti hot dog, sosis, dan bacon. Selain itu makanan yang mengandung MSG terselubung dapat menyebabkan sejumlah symptom antara lain migraine, baal, rasa tertusuk-tusuk, asma, kejang, diare, serangan panic, dan masalah-masalah jantung.
Ø Pencemaran Sumber Air
Sumber air yang ada saat ini sering tercemar akibat DDT yang tidak bisa terurai seperti yang kita ketahui air bersih di Negara ini menggunakan chlorine untuk menjernihkan air, padahal chorine merupakan salah satu dari Xenoestrogen.
WASPADA ANCAMAN XENOESTROGEN
Menurut paula Baillie-Hamilton, M.d,PhD dalam buku The body Restoration Plan, kita semua sebenarnya mempunyai sitem pelangsingan atau pengendalian berat badan alamiah. Sayangnya system ini sangat sensitif terhadap kadar zat kimia yang terdapat di lingkungan dan di dalam makanan kita. Kerusakan bahan kimia ini membuat system tersebut kurang efektif dalam membakar lemak dan meningkatkan nafsu makan kita. Karena itu, kita ingin dan makan lebih banyak makanan-makanan berlemak dan bergula disbanding yang kita perlukan, yang akhirnya mengakibatkan kenaikan berat badan.
Kesimpulan: Makanan yang umumnya kita konsumsi hari ini TIDAK LAYAK DIKONSUMSI, karena ia membawa amat banyak toksin ke dalam tubuh kita, sehingga setiap kali kita makan, kita sedang merusak tubuh kita dan mempercepat kematian kita sendiri.
KUIS
JIKA ANDA JAWAB “YA” DARI 3 ATAU LEBIH PERTANYAAN DIBAWAH INI KEMUNGKINAN PENYEBAB BERAT BADAN ANDA SULIT TURUN ADALAH KELEBIHAN KALORI ZAT KIMIA!!!!
- Apakah anda biasa minum air ledeng (PDAM)?
- Apakah anda jarang beli makanan organik?
- Apakah anda secara teratur makan daging, unggas dan produk susu tinggi lemak?
- Apakah anda sering membeli/makan makanan kemasan?
- Apakah anda sering mnggunakan pembasmi atau penolak serangga?
- Apakah diet yang anda ikuti jarang berhasil, kendati pun anda telah mengikuti secara cermat?
- Apakah anda sering lesu, kurang semangat, lelah kronik atau system kekebalan tubuh anda (imunitas) lemah?
- apakah anda tinggal di daerah dengan polusi udara berat?
Apa itu kotoran tersumbat?
Kotoran tersumbat adalah sumber segala penyakit
Suatu penyelidikan yang dilakukan oleh beberapa pakar Jepang mengatakan bahwa berat kotoran yang tersumbat di dalam tubuh seseorang rata-rata beratnya 2 hingga 4 kg. Kotoran tersumbat adalah sisa makanan yang tertinggal dalam dalam usus kita, dan itu akan menempel pada dinding usus dan diserap oleh lapisan mukosa lalu menuju ke hati dan berakibat :
1. Kesulitan proses pembuangan racun
2. Terhambatnya proses metabolisme
3. Keracunan dalam tubuh
Otointoksidasi: apa yang tidak dikeluarkan akan didaur ulang.
Dikutip dari buku “Pencernaan Sebagai Kunci Hidup Sehat”, Alice M. Sorokie, Bab 3, p.40-41 , Bhuana Ilmu Populer,
Dalam keadaan ideal dan usus yang fungsional, kolon menuntaskan proses pencernaan. Kolon menyerap mineral, nutrien, dan kelebihan air dari makanan yang telah tercerna dan mengeluarkan toksin dan zat sisa dari tubuh. Jika kolon bersih dan sehat, kita akan merasa sejahtera. Jika kolon tersumbat oleh gas-gas yang menyebabkan peragian dan pembusukan, ampas dan toksin yang stagnan dapat beredar kembali ke dalam tubuh dan mencemari lingkungan dalam tubuh kita: Apa yang tidak dikeluarkan akan didaur ulang. Disfungsi usus ini disebut otointoksifikasi (secara harfiah, meracuni diri). Otointoksifikasi terjadi jika kita menelan dan/atau menciptakan lebih banyak zat sisa daripada yang dapat kita keluarkan melalui semua saluran eliminatif tubuh (usus, ginjal, paru-paru, kulit, system limfe).
Inilah yang terjadi: sekali ternentuk lapisan bahan feses mukoid di dinding kolon maka lapisan-lapisan selanjutnya terbentuk lebih mudah karena kerja peristaltik semakin lambat. Dinding otot usus dan kolon dapat mengalami lisut (atrofi) seperti otot yang lain, yang menyebabkan usus semakin sulit berkontraksi dan melemas sehingga isinya sulit dikeluarkan. Di sinilah dimulai beragam masalah pencernaan dan pengeluaran, seperti sembelit, diare (upaya tubuh untuk membersihkan dirinya(, gas, keram, IBS dll.
Otot usus yang melemah juga dapat berperan menyebabkan terbentuknya divertikulum, yaitu kantong kecil yang menonjol keluar dari dinding otot kolon tempat mengumpulnya bahan feses dan nanah bakteri. Kantong-kantong ini mudah pecah dan mengeluarkan berbagai toksin berbahaya yang mengancam nyawa ke dalam usus dan aliran darah.
Kondisi kolon tidak perlu sampai ke tahap seserius itu sebelum toksin-toksin di dalam kolon dapat memperoleh jalan menuju aliran darah dan system limfe melalui dinding usus dan mengendapkan dirinya di jaringan dan organ di seluruh tubuh. Contoh yang sering saya berikan adalah tinggal dirumah dimana gas dari kompor dibiarkan terbuka, tetapi jendela-jendela retak. Efek racun berlangsung perlahan tetapi mencapai tempat yang jauh.
Bakteri di dalam usus juga berinteraksi dengan ampas yang tertahan, dan terbentuklah berbagai gas dan zat kimia toksik. Toksin ini dapat merusak lapisan mukosa, menyebakan permeabilitas usus meningkat, suatu keadaan yang disebut sindrom usus bocor. Toksin , bakteri, virus, dan parasit, sekarang tanpa batas, mampu menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.
Berbagai toksin yang terserap ke dalam tubuh kita ini sering disalurkan ke hati. Hati adalah garis pertahanan pertama terhadap toksin yang masuk ke dalama darah. Jika hati anda tidak bekerja secara optimal karena terlalu banyak makan, minum alcohol, obat, dan stress sensitifitas anda terhadap toksin meningkat. Jika toksin kembali masuk ke dalam tubuh anda, sel-sel anda akan menahan lebih banyak air untuk mengencerkan toksin itu dan anda menjadi bengkak; terjadilah penambahan berat dan pembentukan selulit.
Kanker hati (hepatoma) merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak diderita warga dunia. Sejumlah virus dan bahan kimia dituding sebagai penyebab kanker hati, diantaranya virus hepatitis B dan c, kerusakan hati akibat konsumsi alcohol, aflatoksin (yaitu racun yang dihasilkan oleh cendawan yang tumbuh apada kacang, jagung, dll)
NASH(nonalcoholic steatohepatitis): NASH atau perlemakan hati non alcoholic adalah perlemakan hati yang disertai radang dan kematian sel hati. Penyebabnya adalah abnormalitas metabolic akibat kegemukan, dislipedemia, maupun penyakit diabetes. Obat-obatan tertentu serta racun bias pula menjadi pemicu terjadinya NASH, begitu pula pola hidup yang tidak sehat. NASH umumnya tidak bergejala, namun kadang-kadang penderita sering mengeluh nyeri di bagian pinggang. Meski tak bergejala, NASH dapat berkembang menjadi fibrosis (terbentuknya jaringan parut) hati yang berlanjut pada pengerasan hati bahkan kanker hati.
- Kelebihan berat badan ?
- Perut buncit?
- Pencernaan buruk?
- Sering lelah?
- Sakit kpala?
- Mood kurang baik?
- Navas baud an lidah berlapis?
- Sindrom perut iritasi?
- Metabolisme lamban?
- System kekebalan berlebih?
- Panas tubuh tinggi?
- Kolestrol tinggi?
- Penyakit kantong empedu?
- Liver berlemak?
- Alergi?
- Tekanan darah tinggi?
- Kecanduan gula?
- Tidak toleransi alcohol?
- Konsumsi alcohol berlebihan?
- Sulit turun berat badan?
Semakin banyak jawaban ya pada pertanyaan diatas, maka hati anda butuh pertolongan!!!! Mulailah terapi liver anda sebelum terlambat.
Dikutip dari buku sayangi liver anda dan panjang umur penulis Dr.Sandra Cabot
Informasi lebih lanjut:
PUNTA SURYA F.A
0818995046385
031.77468434
punta.surya@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar